Beranda > Cerpen

Kelotak Bakiak di Sebuah Mall

Oleh: A’abadia.Aku akan kembali menulis, entah nanti tulisan ini akan berwujud seperti apa: sebongkah batu; secarik kain putih; sekuntum mawar; se-liter darah; ataukah sepotong senja. Bagaimanapun wujud dari tulisan ini, dengan pasti aku sembahkan tulisan ini hanya untuk kamu.Baik. Aku akan memulai tulisan ini dari satu kata: deru.***Deru mobil terus

Read More

Kipet

Oleh: Iwakpithek Dalam doanya, Waluyo selalu memandangku. Maaf, aku salah. Alisnya berkerut melengkung celurit. Lama-lama seperti dicabik, aku menyerah. Kuarahkan pandangan ke orang lain yang ada di sampingnya. Tidak seperti Waluyo, dalam khidmah dia menikmati do'anya. “ Aṣ-Ṣalātu Jāmi'ah! (eh, Aṣ-Ṣalātu apa Aṣ-Ṣalāti , sih?) ” Tidak seperti biasanya, hari-hari ini para manusia

Read More