Beranda > Senggang > Cerpen Santri

Kelotak Bakiak di Sebuah Mall

Oleh: A’abadia.Aku akan kembali menulis, entah nanti tulisan ini akan berwujud seperti apa: sebongkah batu; secarik kain putih; sekuntum mawar; se-liter darah; ataukah sepotong senja. Bagaimanapun wujud dari tulisan ini, dengan pasti aku sembahkan tulisan ini hanya untuk kamu.Baik. Aku akan memulai tulisan ini dari satu kata: deru.***Deru mobil terus

Read More

Kipet

Oleh: Iwakpithek Dalam doanya, Waluyo selalu memandangku. Maaf, aku salah. Alisnya berkerut melengkung celurit. Lama-lama seperti dicabik, aku menyerah. Kuarahkan pandangan ke orang lain yang ada di sampingnya. Tidak seperti Waluyo, dalam khidmah dia menikmati do'anya. “ Aṣ-Ṣalātu Jāmi'ah! (eh, Aṣ-Ṣalātu apa Aṣ-Ṣalāti , sih?) ” Tidak seperti biasanya, hari-hari ini para manusia

Read More

Mahasiswa yang Kasmaran pada Makalahnya

“Nafas mana yang berusaha mengejeknya? ” Setelah beberapa lamanya berhibernasi. Karena tidak mau dianggap lemah dan diejek sabagai orang yang malas, maka kali ini ia putuskan untuk membuat makalah. Sebagai mahasiswa, ia harus keren dan ramah pada teman-temanya yang pandai, saat nilainya sudah ada di ujung kematian. Maka mahasiswa kita ini

Read More