Beranda > Puisi

RASA RINDU YANG MENGUAP

Hari-hari indah berlalu Dengan kenangan rindu yang menggebu Takkala kau terlintas dipikiran Air matapun berantakan Ya habibi Aku rindu seperti yang dulu Berkumpul dengan anak cucumu Aku rindu seperti yang dulu Selalu mengucap namamu dilisan maupun di kalbu Aku rindu seperti yang dulu Meniru kemuliaan akhlakmu Ketika kau didholimi, engkau tak sakit hati Ketika kau disakiti kau berdoa agar pendengki diridhoi Lemparan batu

Read More

Ingat-Ingat Sesaat

Oleh : Edi Sapoetra (kamar 11) Membaca, menulis, menghafal dan bertanya Memang pekerjaan mulia bagi sang putra Mungkin, itu adalah salah satu jalurnya Menggapai benih-benih curahan hidayahnya Terangnya cahaya membuat silau dimata Telaga kautsar menanti para ahli surga Tepatnya balik pondokmu membuktikan setia Tegak dan semangatmu adalah bukti punya cita-cita Air yang mengalir di saat ini lebih jernih Air yang

Read More

Aku Tak Perlu Masa Lalumu

Oleh: Eko NuristiantoJalan setapak masa lalu telah kita laluiAku berjalan sembari menggendang uluran kepercayaanDikau menatapku dengan malu-maluPun sejenak aku terdiam, memandangi teduhmuMatahari merangkak mengawasi perjalanan kitaKicauan burung perkutut kembali menggemaKita masih saja terdiam ditengah jalanRindang pohon terasa sejuk menemani kita istirahatKuambil kelopak melati merah merekah ituKuselipkan diantara daun telingamuKurapikan helai

Read More