Tuesday, November 30, 2021
Beranda > Senggang > Puisi Santri > Ingat-Ingat Sesaat

Ingat-Ingat Sesaat

Oleh : Edi Sapoetra (kamar 11)

Membaca, menulis, menghafal dan bertanya

Memang pekerjaan mulia bagi sang putra

Mungkin, itu adalah salah satu jalurnya

Menggapai benih-benih curahan hidayahnya

Terangnya cahaya membuat silau dimata

Telaga kautsar menanti para ahli surga

Tepatnya balik pondokmu membuktikan setia

Tegak dan semangatmu adalah bukti punya cita-cita

Air yang mengalir di saat ini lebih jernih

Air yang mengalir kemarin bukan berarti tak bersih

Angin kesegaran mengandung salam yang menghapus sedih

Angan-angan yang panjang hanya membuat hati perih

Mudah hanya dikatakan oleh orang yang mengerti

Mudanya masa harus digunakan untuk yang berarti

Mahasiswa memang harus berkecipu di dalam negeri

Mahasantri memang harus membumikan islam di dalam negeri

Suara serakmu menunjukkan kualitas makhrojmu

Suara alarm yang menggelegar menunjukkan aktifnya aktifitasmu

Sadarlah, kamu bukan keturunan raja yang mulia disetiap waktu

Sabarlah, kamu punya tuhan yang senantiasa bersamamu

Sang maha mendengar tetap setia mendengarkan do’amu

Sang maha melihat tetap setia memantau gerakmu

Sang maha kasih tetap setia memanjakan hidupmu

Sang maha sayang tetap setia untuk kebahagiaan hidupmu

Ternyata, mesra bersama kekasih adalah momen istimewa

Ternyata, keindahan itu tidak ada, kecuali ada cinta

Ternyata, orang berilmu tidak ada apa-apanya, kecuali ada adab di dirinya

Ternyata, tidak ada cinta itu maujud, kecuali ada setia

————————————————

Sholatullah Salamullah # ‘Alaa Toha Rasulillah

Sholatullah Salamullah # ‘Alaa Yaasiin Habibillah

Sarang, sabtu 23/03/19’

BACA JUGA :  Cerita Bolpoin tentang Kamu(?)
Fahrur Razi
Santri aktif pondok pesantren Al Anwar 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *