Beranda > Hari Santri
al-anwar 3

Menyelami Makna Hari Santri Bersama Mbah Moen

Kala itu, pasca-Indonesia memproklamasikan diri sebagai negara merdeka,  Ir. Soekarno (Bung Karno) masih terus diselimuti kekhawatiran mengingat belum ada satu pun negara di dunia yang mengakui eksistensi Indonesia sebagai negara merdeka. Karena itu, Bung Karno berinisiatif untuk mengutus bawahannya pergi ke Pesantren Tebuireng untuk menemui dan sowan kepada Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.Inisiatif yang dilakukan

Read More

MALAM PUNCAK MAULID NABI DAN HARI SANTRI, AL-ANWAR 3 BERSHOLAWAT DITENGAH HUJAN

REMBANG-Santri Pondok Pesantren Al-Anwar 3 Sarang melantunkan Sholawat al-Barzanji  bersama grup hadroh JQH adz-dzauq di Halaman STAI Al-Anwar pada malam Ahad (30/9). Al-Anwar 3 bersholawat ini dihadiri oleh KH. Abdul Ghofur Maimun, KH. Muhammad Idror Maimun, KH. Abdullah Mubarok, Ny. Hj. Heni Maryam, Ny. Hj. Nadia Jirjis, segenap asatidz juga santri putra hingga putri

Read More

Diskusi Nyentrik

Malam hari adalah waktu yang tepat untuk mencurahkan isi hati (curhat). Curahan sendiri terbagi menjadi dua: 1) untuk Tuhan, 2) untuk sesama manusia, tergantung tingkat dan derajat manusia masing-masing. Zuhaid dan Jabir adalah karib yang mesantren di salah satu pondok terkenal di Indonesia, bahkan dunia. Mereka berdua sama tetapi berbeda, sama mesantren di satu lembaga,

Read More
gus ghofur maimoen pondok pesantren al anwar 3 sarang

Peran Santri Diukur Lima sampai Sepuluh Tahun ke Depan

REMBANG- Mementum Hari Santri Nasional (HSN) ke-5 disambut aktifitas positif. Mulai dari Sarasehan, upacara, penampilan UKM, dan Gebyar Salawat. Dimulai Sarasehan yang dikoordinir pengurus PP. Al-Anwar 3 (21/10). Kemudian dikoordinir DEMA, berbagai elemen Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) turut andil dan unjuk gigi. Agenda mulai pagi (24/10) yakni upacara dan penampilan UKM/ Organisasi Mahasiswa (Ormawa)

Read More
tantangan pesantren dan nasionalisme

Tantangan Pesantren dan Nasionalisme

Santri tidak lepas dari pesantren. Hal ikhwal kemakmuran pesantren terpenuhi. Itu tertuang dalam Undang-Undang Pesantren. Harapanya, santri dapat mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menyambut kabar gembira tersebut. Pernyataan ini diungkapkan Bupati Rembang H. Abdul Hafidz dalam menyambut narasumber acara Sarasehan dan Dialog dengan tema Santri milenial nasionalis dan religius yang digelar di Pondok

Read More