Saturday, October 23, 2021
Beranda > Senggang > Opini > NEW LIFE STYLE ANTI SAMPAH PLASTIK

NEW LIFE STYLE ANTI SAMPAH PLASTIK

New LIfe Style Anti Sampah Plastik

Pondok Pesantren Al-Anwar 3 Menjawab Permasalahan Sampah Plastik

Keberadaan sampah plastik telah menjadi hal yang wajar kita jumpai di lingkungan kita. Salah satunya disumbang dari kebutuhan domestik ataupun industri yang banyak menghasilkan plastik yang tidak bisa dimanfaatkan ataupun dikelola, sehingga problem ini menjadikan plastik sebagai sampah.

Dewasa ini, juga menjadi salah satu fokus permasalahan yang masih menjadi PR di Pondok Pesantren Al Anwar 3. Bagaimana tidak? Apabila diamati, ternyata hampir seluruh kebutuhan santri bersinggungan dengan sampah plastik. Mulai dari bungkus makanan dan minuman, sampo sachet, bungkus pentol dan es, hingga plastik dari sampah paket bekas belanja online yang setiap hari berdatangan. Tanpa sadari kita telah membangun ‘zona nyaman’ dengan menjadi konsumen aktif barang-barang tersebut, yang sekaligus juga menjadi produsen aktif dalam memproduksi dan menyumbang sampah plastik.

Perlu kita sadari dan pahami, bahwa sampah plastik yang kita produksi tersebut membawa dampak buruk pada pencemaran lingkungan. Bentuk fisiknya yang memiliki volume dan massa membuat sampah menjadi salah satu faktor mengapa ruang bumi kita bertambah sesak. Selain itu, kandungan zat kimia Dioksin yang ada dalam sampah plastik diketahui sangat mudah terekstrasi dan terserap tanah. Menurut M. Farid Dimyati Lusno Ahli Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair mengatakan, Dioksin yang masuk ke dalam tanah akan meracuni lingkungan selama bertahun-tahun. Dampak zat kimia Dioksin ini juga tidak hanya terjadi pada lingkungan saja, akan tetapi kepada manusia, hewan, tumbuhan, bahkan siklus alam.

BACA JUGA :  Keunikan Islam Nusantara dalam Buku “Islam Jawa: Kesalehan Normatif Versus Kebatinan”

Melihat problem sampah yang tidak pernah bisa sampai di kata “selesai”, kita perlu untuk memikirkan solusi atas persoalan sampah plastik tersebut. Jika tidak bisa menuntaskan, paling tidak ada usaha untuk mengurangi volumenya. Hal ini pun, ditanggapi oleh kebijakan Pondok Pesantren Al Anwar 3 Putri dalam meminimalisir penggunaan plastik di lingkungan pondok. Di antaranya adalah penggunaan tumblr dan lunch box (kotak makan) sebagai pengganti dari kertas minyak dan bungkus plastik makanan/minuman. Pengaruh yang ditimbulkan pun cukup besar. Yang biasanya berserakan wadah plastik bekas pentol, es, ataupun nasi bungkus menjadi fenomena yang tidak kita jumpai lagi. Yang biasanya memakai sedotan berbahan plastik diganti dengan sedotan yang jenisnya lebih ramah lingkungan, seperti yang berbahan dari logam, kertas, dan silikon.

BACA JUGA :  Sandalmu Sandalku

Dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini, penggunaan lunch box dan tumblr sendiri-sendiri nyatanya lebih disarankan mengingat angka penyebaran virus yang semakin meningkat. Dengan usaha tersebut, kita bisa menekan penyebaran virus Covid-19. Perubahan kebiasaan ini memang awalnya sangat sulit, tetapi kesadaran santri akan pentingnya gaya hidup ini dalam menekan produksi sampah dan penyebaran Covid-19 menjadi pertimbangan untuk tetap berkontribusi.

Penggunaan totebag juga tengah menjadi trend sendiri di kalangan mbak-mbak santri. Selain bentuk dari usaha meminimalisir kantong plastik, realitanya totebag bisa menjadi salah satu wujud kita untuk bisa tampil trendy yang lebih eco friendly. Tampil cantik dengan tanpa merusak lingkungan adalah bentuk pancaran dari inner beauty yang ada dalam dalam diri kita.

BACA JUGA :  Sya’ban: Ladang Beramal

Secara sekilas, gaya hidup tersebut memang terlihat sepele dan tidak berdampak langsung pada timbunan sampah yang menggunung di luar sana. Akan tetapi jika aksi ini dilakukan oleh semua santri di seluruh pondok pesantren, bahkan semua penduduk bumi dengan kurun waktu yang semakin lama, maka akan terasa betapa life style yang demikian sangat bermanfaat untuk bumi tercinta ini. Satu aksi yang baik akan mendatangkan seribu solusi di kemudian hari. Mari kita lebih bijak dalam bertindak. Dan ingat selalu bahwa bumi kita ini adalah pinjaman dari anak-cucu, bukan warisan dari nenek moyang kita terdahulu.

Karya : Mm
Santri Pondok Pesantren Al-Anwar 3 Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *