Beranda > Keilmuan Islam > Empan Papan: Gaya Hidup Ideal Versi Pesantren Al-Anwar 3 Putri

Empan Papan: Gaya Hidup Ideal Versi Pesantren Al-Anwar 3 Putri

Jumat, 7 Oktober 2022, agenda ngaji tartil bersama Mamah Nadia kembali diadakan. Ngaji tartil ini dilaksanakan setelah salat Subuh di aula Ummu Salamah. Dalam agenda ngaji tartil Jumat lalu, beliau ngendikan bahwa manusia pasti tidak lepas dari fenomena “gaya hidup”. Seperti pesantren al-Anwar 3 putri, pesantren ini juga memiliki gaya hidup yang ideal. Namun, Mamah menambahkan bahwa masing-masing individu pasti mempunyai ukuran idealnya.

“Setiap orang memiliki ideal yang berbeda, kalau ada yang tidak disukai, matur. Tugas kita di sini adalah memperjuangkan hal ideal dengan bersama,” Nasehat Mamah dalam agenda ngaji tartil Jumat pagi.

Lalu, apa saja sih gaya hidup ideal yang menjadi idealisme santri putri?.

Pertama, Gaya Hidup Bersih.

Santri al-Anwar 3 putri  tidak hanya dikenalkan dengan pelajaran nahwu shorof, tetapi juga dikenalkan dengan bagaimana menjaga bumi agar tetap lestari. Salah satu program yang dikenalkan yaitu gerakan 3M (mengurangi, memilah dan mengolah).

BACA JUGA :  Kisah Lelaki Masjid Di Zaman Nabi

Mengurangi, yakni usaha mengurangi penggunaan sampah, terutama sampah plastik. Gerakan mengurangi ini diaplikasikan dengan kewajiban santri untuk membawa wadah sendiri ketika membeli makanan atau minuman.

Memilah, yakni memisahkan sampah kategori daur ulang dan tidak, atau biasa dikenal dengan istilah sampah organik dan non-organik. Santri putri digadang untuk dapat memilah setiap sampah yang dibuang. Salah satunya adalah dengan penerapan tempat sampah yang dibagi ke dalam 3 jenis yaitu tempat sampah organik, non-organik dan residu.

Mengolah, pesantren al-Anwar 3 putri sudah memiliki PPS (Pemuda Peduli Sampah) loh. Yaitu pemuda-pemuda yang mengurusi sampah-sampah di pesantren al-Anwar 3 untuk kemudian dipilah kembali dan diolah.

Kedua, Taat Aturan dengan Prinsip Empan Papan

Yaitu bagaimana menyikapi aturan syar’i dan aturan wadh’i di pesantren. Apa sih empan papan itu? Empan papan adalah istilah Jawa yang memiliki makna “kesadaran bertindak sesuai dengan situasi dan tempat”. Santri putri diharapkan dapat menaati dua aturan tadi dengan kesadaran sebagai hamba Tuhan. Dalam bertindak, santri putri harus menerapkan yang namanya “empan papan” yaitu bertindak sesuai dengan situasi dan kondisi.

BACA JUGA :  Membangun Grow Mindset Kaum Santri

Contoh dari aturan syar’i yaitu memakai pakaian yang menutup aurat. Menutup aurat di sini yaitu memakai pakaian yang tidak ketat dan tidak transparan. Selain itu, Mamah menambahkan bahwa dalam berpakaian, selain memakai pakaian sesuai syariat, juga tetap menjaga kehormatan. Yakni memakai pakaian yang membuat orang lain memandang diri kita dengan hormat. Seperti memakai baju dan kerudung yang memiliki warna serasi. Kemudian, contoh dari aturan wadh’i yaitu pemakaian make up. Berkaitan dengan make up, al-Anwar 3 Putri tidak melarang bahkan sampai mengharamkan pemakaian make  up loh ya. Kebijakan yang ada hanya tentang penggunaan secukupnya sesuai dengan kebutuhan. “Santri di al-Anwar 3 Putri itu tugasnya belajar, cukup hanya memakai bedak dan celak, tidak kok berhias seperti halnya mau kondangan.” Tutur Mamah Nadia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *