Beranda > Seputar Pondok > Momen Maulid Nabi Muhammad di Al-Anwar 3, KH. Ahmad Nawawi Kholil Tegaskan Identitas Santri

Momen Maulid Nabi Muhammad di Al-Anwar 3, KH. Ahmad Nawawi Kholil Tegaskan Identitas Santri

Sarang, KH. Ahmad Nawawi Kholil, pengasuh Ponpes An-Nawawiyah Rembang memberikan mauidhoh hasanah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad salla ‘alaihi wa sallam di Ponpes Al-Anwar 3 Sarang, Rembang pada Rabu (19/10).

Peringatan Maulid Nabi tersebut mengangkat tema “Sangkan Paraning Dumadi”, merupakan falsafah Jawa yang berarti awal dan akhir adanya penciptaan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun 1444 H kali ini bertepatan bulan Oktober. Karena itulah momen kali ini sekaligus memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh tanggal 22 Oktober mendatang. Hal ini disampaikan oleh ketua Pondok Putra, Bahrul Ulum dalam sambutannya.

“Peringatan Maulid Nabi kali ini sangat spesial, karena berbarengan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2022”, ungkapnya.

BACA JUGA :  ADIKSI SANTRI DI ATAS EKSPEKTASI

KH. Ahmad Nawawi Kholil, merupakan tamu undangan sekaligus pengisi acara pada momen ini. Dalam mauidhoh hasanah yang disampaikannya beliau menegaskan identitas santri sebagai seseorang yang luwes dan harus mempunyai keyakinan kuat.

Santri kui luwes, njenengan teng mriki (red: pondok) mboten usah mikir dadi opo, wes ditoto gusti Allah (Santri itu luwes, kalian di pondok tidak perlu mikir jadi apa, sudah diatur Allah)”, tegasnya.

Selain itu, beliau juga menyampaikan kiat-kiat agar seseorang menjadi mulia. Dengan mengutip dawuh Mbah Maimoen Zubair, beliau menyampaikan empat hal yang harus dimiliki seseorang agar mulia. Diantaranya ber-muta’addi, mempunyai mai’syah, kuat ngempet (menahan) dan mempunyai wiridan.

BACA JUGA :  Bagaimana Islam Memandang Hari Ibu?

Acara peringatan Maulid Nabi tersebut berjalan lancar dan khidmat. Acara ditutup dengan do’a yang dibawakan oleh KH. Ahmad Nawawi Kholil.

(Ash)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *