Senggang

Kelotak Bakiak di Sebuah Mall

Oleh: A’abadia. Aku akan kembali menulis, entah nanti tulisan ini akan berwujud seperti apa: sebongkah batu; secarik kain putih; sekuntum mawar; se-liter darah; ataukah sepotong senja. Bagaimanapun wujud dari tulisan ini, dengan pasti aku sembahkan tulisan ini hanya untuk kamu.…

AINAYYA

Oleh: Uwaiz Shidqy Kau tau ia memanggul keranda paling depan itu? Ia mengembalikan. Kau tau yang turun dan menerima mustaka di liang lahat itu? Ia juga. Dia yang menyucikannya, dia yang mengafaninya, dia yang menguruk lemah -nya, dia yang menancapkan…

Ingat-Ingat Sesaat

Oleh : Edi Sapoetra (kamar 11) Membaca, menulis, menghafal dan bertanya Memang pekerjaan mulia bagi sang putra Mungkin, itu adalah salah satu jalurnya Menggapai benih-benih curahan hidayahnya Terangnya cahaya membuat silau dimata Telaga kautsar menanti para ahli surga Tepatnya balik…

Aku Tak Perlu Masa Lalumu

Oleh: Eko Nuristianto Jalan setapak masa lalu telah kita lalui Aku berjalan sembari menggendang uluran kepercayaan Dikau menatapku dengan malu-malu Pun sejenak aku terdiam, memandangi teduhmu Matahari merangkak mengawasi perjalanan kita Kicauan burung perkutut kembali menggema Kita masih saja terdiam…

Kipet

Oleh: Iwakpithek Dalam doanya, Waluyo selalu memandangku. Maaf, aku salah. Alisnya berkerut melengkung celurit. Lama-lama seperti dicabik, aku menyerah. Kuarahkan pandangan ke orang lain yang ada di sampingnya. Tidak seperti Waluyo, dalam khidmah dia menikmati do’anya. “ Aṣ-Ṣalātu Jāmi’ah! (eh,…

Hengkangnya Tıtık Darı Muka Bumı

Oleh, Arıf A’abadıa “Apa yang membuatmu rısauʔ” “Aku sedang mencarı tıtık pada kalımatku” “Mengapa dengan kalımatmuʔ” “Kalımatku tak selesaı, ıa semacam klausa pada kosmos” “Tıtık ıtu sedang tak berada dı Bumı” “Tahu darı mana kamu, dıa masıh dı Bumı, entah…

Diskusi Nyentrik

Malam hari adalah waktu yang tepat untuk mencurahkan isi hati (curhat). Curahan sendiri terbagi menjadi dua: 1) untuk Tuhan, 2) untuk sesama manusia, tergantung tingkat dan derajat manusia masing-masing. Zuhaid dan Jabir adalah karib yang mesantren di salah satu pondok…

Mahasiswa yang Kasmaran pada Makalahnya

“Nafas mana yang berusaha mengejeknya? ” Setelah beberapa lamanya berhibernasi. Karena tidak mau dianggap lemah dan diejek sabagai orang yang malas, maka kali ini ia putuskan untuk membuat makalah. Sebagai mahasiswa, ia harus keren dan ramah pada teman-temanya yang pandai,…