Almaghfurlah KH. Maimoen Zubair, ulama kenamaan Indonesia yang akrab disapa Mbah Moen menjelaskan rahasia umur manusia. Beliau mengungkap hal ini untuk memberikan pemahaman kepada para jamaah agar tahu fase umur mulai dari 7, 28, 35, 42, 49, 56,63 hingga 70 tahun. Rumusnya adalah kelipatan 7.
Tahapan dasar orang hidup di dunia yang pertama adalah lahir dan setelah usia 7 tahun sekolah (mencari ilmu). Setelah 7 tahun harus sekolah lanjutan, 7 tahun lagi, harus sekolah yang lebih tinggi, tahapan sekolah ini sangat lama bahkan maksimalnya itu sampai 28 tahun. Rumusnya adalah tujuh dikalikan empat, yang hasilnya dua puluh delapan (7×4 =28), yang menandakan setidaknya ada 4 tahap dalam belajar. Bisa kita analogikan dengan tingkatan SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
Setelah 28 harus nikah, kalau umur 28 belum nikah, namanya terlalu tua dan kurang efisien dalam mencari pasangan. Setelah 28 tahun sekolah, mencari ilmu dan menikah, tahapan manusia selanjutnya yaitu mencari pekerjaan dari umur 28 sampai 35 tahun dan harus punya pekerjaan sebelum umur 42.
Adapun pada umur 35 sampai 42 tahun akan terlihat mana orang yang ditakdirkan kaya dan mana orang yang ditakdirkan miskin. “Kalau kaya yah terlihat kaya, kalau memang miskin ya terlihat miskin. Kalau 42 tahun tidak kaya, maka memang tidak ditakdirkan kaya.”
Tahapan selanjutnya yaitu pada umur 49 tahun, di mana hidup manusia akan segera habis. Di usia 42 sudah terlihat dia akan menjalani hidup seperti apa, sudah hampir habis usianya. Untuk itu pada umur 49 hingga 56 tahun, Mbah Moen menyarankan kepada semuanya untuk tidak kemana-mana. “Sudah tidak usah kemana-mana, jangan transmigrasi karena hanya buang-buang umur saja”.
Apabila ada seseorang yang sudah berumur 63 tahun, namun masih hidup. Maka orang tersebut panjang umur. Sekarang, tujuh dikalikan sembilan hasilnya enam puluh tiga (7×9 = 63). “Di umur 63, mati pantes, hidup juga pantes, tambah 7 tahun lagi, 70 tahun memang sudah tua, memang jatah panjang umur”. Sambung Beliau.
Oleh: Tim Multimedia




