Peringati Hari Santri 2026, Gelar Salat Tasbih Berjamaah

SARANG, REMBANG – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Sarang, Rembang, pada Jumat (23/10/2026), berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan keagamaan yang dihadiri Babah Abdul Ghofur Maimoen, selaku pengasuh dan KH Idror Maimoen. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para santri untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur`an, meningkatkan ibadah, serta meneladani akhlak para ulama.

Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Kamis (22/10/2026) melalui khataman Al-Qur’an 30 juz bin nadzar, yang kemudian dikhatamkan pada acara puncak peringatan Hari Santri, Jumat (23/10/2026).

Acara puncak diawali dengan salat Isya berjamaah, dilanjutkan khataman Al-Qur’an yang dipimpin oleh Ustaz Munir. Setelah itu, para santri melaksanakan salat tasbih berjamaah. Sebelum salat dimulai, Babah Abdul Ghofur Maimoen menyampaikan penjelasan singkat mengenai keutamaan salat tasbih sebagai salah satu amalan untuk memohon ampunan atas dosa-dosa.

Pelaksanaan salat tasbih secara berjamaah menjadi salah satu bagian penting dalam peringatan tersebut. Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga diwujudkan melalui praktik ibadah secara langsung. Dalam penjelasannya, Babah menyampaikan anjuran salat tasbih, yakni sekurang-kurangnya sekali dalam sepekan. Apabila tidak mampu, dapat dilakukan sekali dalam setahun, dan jika masih belum mampu, setidaknya sekali seumur hidup.

Baca Juga :  KH. Aniq Muhammadun Tekankan Mujāhadah al-Nafs dalam Peringatan Maulid Nabi di PP. Al-Anwar 3

Dalam mauizahnya, Babah Abdul Ghofur Maimoen berharap agar generasi santri masa kini dapat menjadi lebih baik daripada generasi sebelumnya. Ia juga menyampaikan kisah tentang seseorang yang ingin mengubah keadaan negeri, tetapi merasa kesulitan hingga akhirnya menyadari bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri.

Selain itu, Babah membagikan pengalaman ketika masih menjadi mahasiswa di Mesir. Seusai membeli buku, beliau menaiki bus sambil memakan kacang. Tanpa disadari, kulit kacang bekas yang terkumpul ternyata cukup banyak. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran baginya untuk membiasakan diri menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk di jalan. Pesan tersebut menegaskan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Babah juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, termasuk menghemat penggunaan air di tengah kondisi saat ini.

Rangkaian peringatan Hari Santri 2026 kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Burdah yang dipimpin oleh KH Idror Maimoen, sebelum ditutup dengan doa bersama.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peringatan Hari Santri di Sarang, Rembang, tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan santri, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya memperkuat ibadah, membangun karakter, menjaga lingkungan, dan memulai perubahan dari diri sendiri.



Share your love
Tim Multimedia PP. Al Anwar 3
Tim Multimedia PP. Al Anwar 3

Website dikelola oleh Tim Multimedia Pondok Pesantren Al Anwar 3 Sarang

Articles: 223

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *